Serangan Besar-besaran Pasukan Rusia, Drone Kiamat Putin Bantai Tentara Ukraina

Berita208 Dilihat

Selasa, 16 Januari 2024 – 12:14 WIB

VIVA – Militer Rusia dikabarkan mulai melancarkan serangan masif di sejumlah wilayah Ukraina, dengan menggunakan pesawat tanpa awak (drone), Selasa 16 Januari 2024. Drone yang digunakan dalam serangan ini dirancang khusus oleh Rustekhnodrone.

Baca Juga :

‘Nyawa’ Wikipedia Terancam

Perusahaan industri pesawat tanpa awak Rustekhnofdron, bahkan mengonfirmasi serangan drone tempur buatannya ke sejumlah posisi tentara Ukraina.

Menurut keterangan tersebut, Rustekhnodrone menguak nama pesawat tempur nirawak yang digunakan adalah “Inferno” atau dalam Bahasa Indonesia berarti “Hari Kiamat”.

Baca Juga :

Balas Dendam, Pasukan Elite Iran Bombardir Markas Rahasia Intelijen Israel

“Angkatan Bersenjata Rusia melakukan pemboman besar-besaran terhadap posisi Angkatan Bersenjata Ukraina dari drone ‘Inferno’,” kata pernyataan Rustekhnodrone.

VIVA Militer: Ledakan di Ukraina pasca serangan drone Inferno militer Rusia

Baca Juga :

Cari 2 Prajurit Elite Navy SEAL, Pasukan Amerika Malah Nemu Hulu Ledak Rudal Iran

Dalam laporan yang dikutip VIVA Militer dari Kantor Berita Rusia, RIA Novosti, unit militer Rusia yang menggunakan drone kiamat tersebut berasal dari Distrik Militer Utara.

Lebih lanjut Rustekhnodrone menyatakan, drone Rusia ini memiliki sembilan ruangan bom yang memungkinkan untuk dijatuhkan dalam tiga rangkaian.

Inferno juga mampu terbang rendah dan masuk ke dalam parit yang dibangun militer Ukraina, dan berakibat sangat fatal. Drone ini juga diklaim mampu menghancurkan kendaraan lapis baja ringan.

Drone Inferno dilengkapi dengan sembilan slot untuk menjatuhkan granat. Selama misi tempur, ia melewati parit Ukraina, membuka tempat bom dan menjatuhkan granat dalam tiga rangkaian,” bunyi pernyataan Rustekhnodron.

VIVA Militer: Ledakan di Ukraina pasca serangan drone Inferno militer Rusia

VIVA Militer: Ledakan di Ukraina pasca serangan drone Inferno militer Rusia

“Sebagai Akibatnya, personel musuh menjadi korban dan terluka. Drone juga dapat secara efektif mengebom kendaraan lapis baja ringan,” lanjut pernyataan tersebut.

Baca Juga  Barito Integra Teknologi Tawarkan Solusi Customer Relation Management

Perusahaan teknologi itu juga memastikan telah memindahkan ratusan pesawat pembom tak berawak, Inferno ke unit-unit di zona Distrik Militer Utara.

Inferno membawa empat kilogram muatan tempur, mencakup granat VOG-17 dan GP-25.

Selain itu, drone ini juga bisa membawa amunisi pabrik khusus untuk dijatuhkan dari helikopter dengan hulu ledak fragmentasi dan kumulatif, dengan jangkauan maksimal tempur sejauh 5 kilometer.

Halaman Selanjutnya

Inferno juga mampu terbang rendah dan masuk ke dalam parit yang dibangun militer Ukraina, dan berakibat sangat fatal. Drone ini juga diklaim mampu menghancurkan kendaraan lapis baja ringan.

Halaman Selanjutnya



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *