Prabowo Sebut Proyek Giant Sea Wall Bakal Makan Waktu 40 Tahun

Berita122 Dilihat

Rabu, 10 Januari 2024 – 14:07 WIB

Jakarta – Menteri Pertahanan (Menhan) RI Prabowo Subianto mengatakan, pembangunan tanggul laut raksasa atau giant sea wall akan memakan waktu kurang lebih 40 tahun.

Baca Juga :

Tegaskan Dukungan, Kyai Anwar Iskandar Banyuwangi Optimis Prabowo Gibran Menang Satu Putaran 

Hal itu dikatakan Prabowo dalam sambutannya di acara Seminar Nasional Strategi Perlindungan Kawasan Pulau Jawa Melalui Pembangunan Tanggul Pantai dan Tanggul Laut (Giant Sea Wall) di Hotel Kempinski, Jakarta Pusat, Rabu, 10 Januari 2024. 

“Masalah Giant Sea Wall mungkin para engineer dan para pakar akan paham masalah giant sea wall ini akan memakan waktu 40 tahun atau lebih,” kata Prabowo.

Baca Juga :

Bersama Ribuan Emak-Emak Senam Gemoy di Banyuwangi, Gibran Minta Tolong Jaga Suara

Proyek Giant Sea Wall Jakarta.

Perkiraan itu diungkap Prabowo setelah melihat pembangunan giant sea wall di Belanda yang membutuhkan waktu hingga 40 tahun.

Baca Juga :

Prabowo Beri Umpatan Sindir Anies Baswedan, Cak Imin: Tidak Usah Adu Emosi

Menurut Prabowo, jika pembangunan baru dilakukan tiga atau empat tahun yang akan datang, maka rampungnya giant sea wall akan terwujud para 30-40 tahun mendatang.

“Katakanlah mulai pembangunan besar-besaran dalam waktu 3-4 tahun yang akan datang, kita nggak akan melihat selesainya giant sea wall ini. Berhasilnya terwujud 25, 30, hingga 40 tahun yang akan datang,” ungkapnya.

“Tapi di situlah tanggung jawab kita untuk generasi yang di bawah kita. Kita harus berani mulai, kita harus berani mengalokasikan sumber daya,” sambungnya.

Dikatakan Prabowo, pembangunan giant sea wall ini harus dipercepat demi menyelamatkan bangsa Indonesia khususnya masyarakat yang tinggal di pantai utara Jawa. Sehingga, aset ekonomi terus berjalan. 

Baca Juga  Kemendikbudristek Tetapkan 17 SMK Pusat Keunggulan Baru di Sumatra Utara

“Kita harus kumpul, bersatu, segera kita percepat pembangunan giant sea wall ini untuk menyelamatkan bangsa Indonesia, terutama 50 juta rakyat kita yang hidup di pantai utara Jawa. Sehingga pertumbuhan ekonomi berjalan,” pungkas Prabowo.

Seperti diketahui, sejumlah menteri di Kabinet Indonesia Maju mengikuti kegiatan Seminar Nasional Strategi Perlindungan Kawasan Pulau Jawa, Melalui Pembangunan Tanggul Pantai dan Tanggul Laut (Giant Sea Wall) di Hotel Kempinski, Jakarta Pusat.

Beberapa menteri yang dimaksud antara lain, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, hingga Menteri ATR/Kepala BPN Hadi Tjahjanto.

Halaman Selanjutnya

“Tapi di situlah tanggung jawab kita untuk generasi yang di bawah kita. Kita harus berani mulai, kita harus berani mengalokasikan sumber daya,” sambungnya.

Halaman Selanjutnya



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *