Petugas Siaga Atasi Karhutla di Area Tol Kayuagung-Palembang

Berita181 Dilihat

Palembang: Kebakaran hutan dan lahan nyatanya tak hanya terjadi di sekitar kawasan Tol Palembang-Indralaya saja. Belum lama ini karhutla juga terjadi di dekat area Tol Kayuagung-Palembang, tepatnya di KM 348.

Tim pemadam kebakaran Manggala Agni, Daops XVII OKI sudah maksimal mengatasi kebakaran di lahan gambut di Desa Deling, sejak Sabtu, 19 Agustus 2023 kemarin.

Edi Satriawan, Kepala Manggala Agni Daops XVII OKI, mengungkapkan sejak terpantaunya kebakaran di lokasi tersebut, tim langsung turun tangan memadamkan karhutla.

“Sampai sekarang tim masih siaga 24 jam di lapangan. Memastikan agar api tak lagi menyala,” kata dia.

Ia menyebutkan kondisi cuaca yang kering akibat minimnya hujan dalam beberapa waktu terakhir semakin mempersulit upaya pemadaman oleh petugas di lapangan. Diakuinya hal ini menjadi kendala utama bagi tim darat yang bekerja keras dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan sewaktu-waktu.

Dalam upaya pemadaman, kata dia, pihaknya menerjunkan dua regu dari OKI dan satu regu dari BKO Lahat. “Walaupun api telah berhasil petugas padamkan di Desa Deling, petugas tetap siaga di lokasi tersebut. Hal ini bertujuan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadi karhutla lebih meluas,” jelasnya.

Sementara itu terkait dengan karhutla di area Tol Palindra, Kepala Bidang Penanganan Kedaruratan BPBD Sumsel Ansori mengatakan saat ini karhutla di sekitar tol Palindra sudah padam, namun masih menyisakan asap dan dalam proses pendinginan oleh petugas di lokasi tersebut.

“Tim terpadu yang bertugas memadamkan api. Kebakarannya itu di semak belukar, lokasi lahan terlantar. Api sempat merambat ke lokasi lainnya yang terjadi di hamparan di dekat tol Palindra tepatnya di Ibul Besar, Ogan Ilir,” kata Ansori.

Baca Juga  Daftar Lowongan Kerja Operator Produksi Terbaru Agustus 2023

Diakuinya, cuaca yang panas dan angin kencang menyebabkan karhutla makin membesar di kawasan tol Palindra tersebut. “Kami masih memantau lokasi bekas terjadinya kebakaran itu. Karena potensi api kembali membakar bisa saja terjadi, karenanya tim juga masih standby karena kuatir api akan kembali menyala terutama di cuaca terik dan panas seperti ini,” pungkasnya. MI/Dwi Apriani

(CDE)

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *