Pemeriksaan Kedua Sebagai Tersangka, Firli Bahuri Dicecar 29 Pertanyaan

Berita120 Dilihat

Rabu, 6 Desember 2023 – 22:35 WIB

Jakarta – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) nonaktif, Firli Bahuri dicecar 29 pertanyaan dalam pemeriksaan keduanya sebagai tersangka, hari ini. Pemeriksaan berlangsung sejak pukul 10.00 WIB sampai 19.50 WIB.

Baca Juga :

Rampung Pemeriksaan Kedua Sebagai Tersangka Belum Ditahan, Ini Kata Firli Bahuri

“Tersangka diperiksa sebanyak 29 pertanyaan,” ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko kepada wartawan, Rabu 6 Desember 2023.

Puluhan pertanyaan tersebut masih soal bukti transaksi penukaran valas Rp7,4 miliar. Dalam pemeriksaan itu, Filri ditanya juga soal apartemennya yang digeledah. Adapun penggeledahan dilakukan apartemen Firli dilakukan kemarin. Apartemen itu berada di wilayah Jakarta Selatan.

Baca Juga :

Operasi SAR Erupsi Gunung Marapi Resmi Berakhir

Firli Bahuri Penuhi Panggilan Bareskrim Sebagai Tersangka Kasus SYL

“Kemudian konfirmasi sekaligus pendalaman terkait temuan penyidikan atas aset lainnya (di luar LHKPFB). Konfirmasi atas hasil geledah yang dilakukan penyidik terhadap aset lainnya berupa apartemen (di luar LHKPN FB),” kata dia.

Baca Juga :

Usai Ajukan Pengunduran Diri, KPK Bicara Peluang Penahanan Wamenkumham Eddy Hiariej

Sebelumnya diberitakan, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) nonaktif, Firli Bahuri rampung menjalani pemeriksaan keduanya sebagai tersangka.

Namun, lagi-lagi dia tidak ditahan. Dengan leluasa dia kembali balik ke kediamannya. Tidak seperti pemeriksaan pertamanya sebagai tersangka, kali ini Firli enggan berkomentar. Dia memilih keluar lewat pintu sekretariat umum (setum) Mabes Polri, Jakarta Selatan, sekira pukul 20.10 WIB.

Firli Bahuri Penuhi Panggilan Pemeriksaan Dewas KPK

Firli Bahuri Penuhi Panggilan Pemeriksaan Dewas KPK

“Makasih ya, makasih,” katanya kepada wartawan, Rabu 6 Desember 2023.

Untuk diketahui, Polda Metro Jaya menaikkan status kasus dugaan pemerasan yang dilakukan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam penanganan kasus korupsi di Kementerian Pertanian (Kementan) tahun 2021 ke penyidikan.

Baca Juga  Erick Thohir Ungkap Kabar Baik Usai Nathan Tjoe-A-On Resmi Jadi WNI

“Selanjutnya direkomendasikan untuk dinaikkan status dari penyelidikan ke tahap penyidikan,” ujar Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Ade Safri Simanjuntak kepada wartawan, Sabtu, 7 Oktober 2023.

Halaman Selanjutnya

Source : VIVA/M Ali Wafa

Halaman Selanjutnya



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *