PDUI Mengutuk Perlakuan Zionis Israel dan Mendorong Bantuan Kemanusiaan

Berita120 Dilihat

Minggu, 22 Oktober 2023 – 17:25 WIB

JAKARTA –  Perhimpunan Dokter Umum Indonesia (PDUI) telah sukses menyelenggarakan Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) dan Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) di Jakarta. Kegiatan ini merupakan momentum penting yang dihadiri oleh lebih dari seribu dokter dari seluruh penjuru Indonesia. Ketua Panitia PIT dan Mukernas XIII PDUI, Widya Murni, menjelaskan bahwa fokus utama kegiatan tahun ini adalah memperdalam pengetahuan dan keterampilan dokter umum.

Baca Juga :

Perbatasan Mesir dan Gaza Dibuka untuk Salurkan Bantuan ke Palestina

Widya Murni menyatakan, “Dari kegiatan ini bisa menjadi bekal untuk berpraktek di fasilitas layanan kesehatan (Fasyankes) tingkat pertama”. Acara tersebut menjadi wadah untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman guna meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Indonesia. Scroll lebih lanjut ya.

Pada kesempatan yang sama, Imelda Datau, anggota Presidium Pengurus Pusat (PP) PDUI, menjelaskan bahwa Mukernas juga merupakan platform untuk membahas Draf Rekomendasi Program Kerja yang akan menjadi panduan bagi PDUI Cabang di seluruh Indonesia. “Ini merupakan amanah yang diemban oleh Kongres Nasional IV PDUI,” ujarnya.

Baca Juga :

Terpopuler: Ramalan Zodiak hingga Pria yang Dulu Benci Islam Kini jadi Mualaf

Selain itu, Mukernas juga dijadikan wadah untuk mempersiapkan rekomendasi yang akan dibahas dalam Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS) III Ikatan Dokter Indonesia (IDI) di Kendari. Salah satu fokus utama dalam RAKERNAS adalah pengembangan teknologi digital di bidang kesehatan. “Dalam forum Mukernas, kami mengusulkan dua rekomendasi eksternal. Pertama, mendukung pelaksanaan Pemilu 2024 secara Langsung, Umum, Bebas, Jujur, dan Adil (Luber Jurdil). Kedua, kami mengutuk keras perlakuan zionis Israel terhadap bangsa dan negara Palestina, serta mendesak pemerintah Indonesia untuk memberikan bantuan kemanusiaan kepada warga Palestina dan Tenaga Dokter serta Tenaga Kesehatan Indonesia di Gaza,” tambahnya.

Baca Juga  Nostalgia Sepeda Motor Ayam Jago di Indonesia

Baca Juga :

Krisis Kesehatan di Gaza, GFI Kirim Bantuan Makanan Hingga Obat-obatan

Hal serupa diungkapkan oleh Alwia Assegaf, anggota Presidium PP PDUI, yang menyoroti tingginya antusiasme peserta PIT dan Mukernas. Acara ini mencakup beragam materi, termasuk how to be a good doctor, yang, meskipun sederhana, memiliki dampak yang signifikan bagi para dokter dalam praktik sehari-hari.

Koordinator Presidium PP PDUI, Nurhadji Abdulah Kastari, menekankan pentingnya kolaborasi yang baik antara PDUI dan Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) untuk meningkatkan derajat kesehatan dan ketahanan nasional di bidang kesehatan. Dengan jumlah dokter umum yang mencapai 190 ribu orang dari total 240 ribu dokter di Indonesia, PDUI menjadi pilar utama dalam rumah besar profesi dokter di Tanah Air.

Peserta Mukernas dan PIT Perhimpunan Dokter Umum Indonesia

Ketika membuka acara PIT dan Mukernas XIII PDUI, Wakil Gubernur Lemhannas RI, Laksda Maman Firmansyah, menekankan bahwa kesehatan merupakan elemen penting dalam kemajuan masyarakat Indonesia. Dokter-dokter umum dianggap sebagai garda terdepan dalam bidang kesehatan. Laksda Maman Firmansyah juga menyoroti ancaman baru yang muncul dengan perkembangan teknologi, dan ia menegaskan pentingnya transformasi kesehatan yang adil dan berkualitas di seluruh negeri.

“Peningkatan akses dan kualitas layanan kesehatan harus dilakukan secara adil di seluruh pelosok negeri. Keberhasilan transformasi kesehatan dan peningkatan layanan kesehatan (Yankes) bergantung pada peran tenaga kesehatan (Nakes) yang kompeten, terutama dokter umum,” ungkap Laksda Maman Firmansyah. 
 

Halaman Selanjutnya

Source : ist

Halaman Selanjutnya



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *