Momen Rocky Gerung Diinterupsi Wali Kota Makassar Usai Sebut Sulawesi Bukan NKRI

Berita148 Dilihat

Selasa, 21 November 2023 – 09:36 WIB

Makassar – Akademisi Rocky Gerung menyebut Pulau Sulawesi secara ekologi bukan bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Hal itu disampaikan Rocky saat menyodorkan pertanyaan kepada capres Ganjar Pranowo dalam Sarasehan Nasional Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Negeri Makassar (UNM) di Makassar, Sabtu, 18 November 2023. 

Baca Juga :

Diduga Deklarasi Dukung Capres, TPN Ganjar-Mahfud Bakal Laporkan Acara Desa Bersatu ke Bawaslu

“Saya mau lihat apa pengetahuan Pak Ganjar. Apa keunikan Pulau Sulawesi? Apakah Pulau Sulawesi bagian NKRI? Itu yang pertama, silakan Pak Ganjar,” tanya Rocky ke Ganjar.

“Iya bagian dari NKRI, masa enggak?” jawab Ganjar.

Baca Juga :

61 Saksi Diperiksa di Kasus ‘Bajingan Tolol’, Bareskrim Belum Tersangkakan Rocky Gerung

Rocky rupanya sudah menduga jawaban Ganjar akan seperti itu, Pulau Sulawesi bagian dari NKRI. Menurut Rocky, jawaban Ganjar benar bahwa Sulawesi adalah bagian dari NKRI. Tadinya, Ia berharap Ganjar mampu menjawab lebih dari yang dia ketahui seputar Pulau Sulawesi.

Wali Kota Makassar Danny Pomanto menginterupsi Rocky Gerung

Photo :

  • Tangkapan layar Youtube @AkbarFaizalUncensored

Baca Juga :

Prabowo Puji AHY dan Sebut Akan Jadi Pemimpin Hebat Masa Depan

“Saya tahu jawabannya pasti begitu, tapi itu jawaban ideologis, yang saya maksud adalah jawaban ekologis,” ungkap Rocky

“Pulau Sulawesi dikenal dengan garis Wallacea. Alfred Russel Wallace 1858, menulis satu prinsip bahwa Sulawesi itu bukan bagian Indonesia, dia bagian Australia, secara ekologis. Faunanya beda dengan di barat Kalimantan, dan itu persis lewat di selat Makassar,” paparnya

Rocky menjelaskan secara ideologis, kota-kota di Indonesia Timur, seperti Makassar, Ambon, Manado, dan Papua, adalah bagian dari NKRI. Namun secara ekologis lebih dekat dengan Australia.  

Baca Juga  Jasa Tukang Bangunan Di Kota Bekasi Terkini

“Itu juga yang menerangkan, mungkin, mengapa watak-watak orang Indonesia timur dengan yang di (Indonesia) Barat. Itu yang disebut diversity. Bahwa ceplas ceplos Indonesia timur itu tidak mungkin diasuransikan pada semacam sopan santun palsu mereka yang ada di Jawa,” ungkapnya

Lebih jauh, mantan Dosen Filsafat UI itu menyebut jika Pulau Sulawesi yang awalnya adalah pulau ekologis, kini berubah menjadi pulau oligarki. Industri ekstrak tambang dari perut bumi sekarang ada di Sulawesi, seperti pengolahan nikel, tanpa mempertimbangkan dampak kecelakaan ekologis.

“Jadi orang sebetulnya ingin melihat pak Ganjar paham enggak enviromental politic. Saya tadi mendengar itu. Dan setiap orang berupaya mengucapkan sesuatu menyembunyikan yang lain, logikanya begitu. Saya tidak mendengar keterangan pak Ganjar tentang dua hal yang menjadi tata bahasa dunia saat ini, etika lingkungan dan pemanasan global,” ujar Rocky

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto (Danny Pomanto)

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto (Danny Pomanto)

Photo :

  • Tangkapan layar Youtube @AkbarFaizalUncensored

Saat moderator memberikan kesempatan kepada peserta dan tamu Sarasehan Nasional UNM untuk bertanya, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto atau Danny Pomanto langsung menyanggah keterangan Rocky Gerung terkait Sulawesi bukan bagian dari NKRI.

“Selama ini kan Mas Rocky mengkritisi dan ndak pernah dikritik, gak apa-apa ini kan menyangkut paradigma. Yang pertama Mas Rocky, saya kira Sulawesi itu tidak hanya dari Australia,” terang Danny.

Menurutnya, dari simulasi Geologi, lengan-lengan (red-Lempeng) Sulawesi ada empat. Lempeng Sulsel tetap bagian dari NKRI, hanya Sulawesi Tenggara (Sultra) yang merupakan bagian dari lempeng Australia.

“Lengan Sulawesi Tengah itu berasal dari Pulau Indonesia dan lengan (Sulawesi) utara berasal dari dekat Jepang. Jadi kalau dilihat dari peristiwa geologi, Sulawesi itu adalah centernya dunia,” jelasnya.

Baca Juga  Dinkes DKI Sebut Polusi Bukan Penyebab Tunggal Gangguan Kesehatan

Secara eco-politik, Danny menerangkan itu pula yang menggambarkan watak orang Sulawesi lebih terbuka.

“Makanya orang Sulawesi itu terbuka karena sumbernya dari yang hitam-hitam itu dari Sulawesi Tenggara, itu dari Australia, yang putih-putih dari Sulawesi Utara. Tadi bicara tentang itu, jadi bukan hanya dari Australia,” tegasnya
 

Halaman Selanjutnya

Rocky menjelaskan secara ideologis, kota-kota di Indonesia Timur, seperti Makassar, Ambon, Manado, dan Papua, adalah bagian dari NKRI. Namun secara ekologis lebih dekat dengan Australia.  

Halaman Selanjutnya



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *