Modinity Fashion Parade 2024, Dian Pelangi Hadirkan Songket Palembang Lewat Benang pelangi

Berita32 Dilihat

Selasa, 12 Maret 2024 – 19:42 WIB

JAKARTA – Menyambut Ramadhan 1445 H, Benang Jarum berkolaborasi dengan desainer modest wear kenamaan Dian Pelangi. Dinamai Benang Pelangi, koleksi ini terinspirasi oleh Tenun Palembang, daerah asal Dian Pelangi. 

Baca Juga :

Tips Padu Padan, Outfit Lebaran dan Bukber Ala Dian Pelangi Pakai Songket

Koleksi ini menggambarkan aspek unik dari warisan budaya Palembang. Tumbuh besar di Palembang, Dian Pelangi mengembangkan apresiasi yang mendalam terhadap kain tradisional, khususnya songket Palembang. 

Memiliki Ibu yang berasal dari Palembang, corak rumit dan warna-warna cerah dari songket Palembang menjadi bagian dari karya-karyanya. Saat mendalami dunia desain, Dian Pelangi memasukkan songket Palembang ke dalam kreasinya, menampilkan keindahan kain tradisional ini dalam konteks modern. 

Baca Juga :

Mulan Jameela Memukau di Runway IFA 2024: Kolaborasi Apik Wiwiek Hatta ID!

“Ini penggabungan dua DNA Benang Djarum dan Dian Pelangi. Benang Djarum kan dikenal dengan kain-kain printingnya dengan motif digital. Kalau Dian Pelangi dengan kain-kain tradisionalnya,” kata Dian Pelangi saat ditemui awak media dalam press conference Modinity Fashion Parade 2024 di Pondok Indah Jakarta Selatan, Sabtu 9 Maret 2024. 

Baca Juga :

Viral Tas Ini Terbuat dari 99 Persen Udara, Kok Bisa?

“Jadi di sini penggabungan keduanya, motifnya tetap motif tradisional Indonesia, motif songket. Tapi motif tersebut diprint jadi baju yang dikenakan,” ujar dia lebih lanjut.

Desainnya tidak hanya menghormati asal usulnya, tetapi juga berkontribusi terhadap pelestarian dan promosi warisan budaya Indonesia di kancah mode global.

Melalui karya-karyanya, Dian Pelangi telah menjadi jembatan antara keanggunan songket Palembang yang tak lekang oleh waktu dan fashion kontemporer, menciptakan hubungan abadi antara latar belakang pribadinya, dan perjalanan profesionalnya.
 
“Kita sama-sama tahu motif songket itu biasanya bahannya kaku dan dipakai saat occation formal pada saat pesta. Padahal motif songket adalah motif yang cantik banget, motif Indonesia yang cantik banget yang harus dilestarikan harus diajarkan ke generasi selanjutnya,” sambungnya.

Baca Juga  Cara Waskita Karya Perbaiki Kinerja Keuangan

Melalui karya kolaborasinya kali ini, Dian Pelangi ini sengaja membuat motif songketnya dengan metode printing. Dengan tujuan, agar mudah digunakan dalam segala jenis suasana. 

“Karena songket gak mungkin dipakai setiap hari. Jadi motif bisa dipakai buat ke kantor, sebagai kerudung, sebagai baju, dipakai ke mall, jadi bener-bener motifnya exclusive Indonesia banget, melestarikan budaya Indonesia juga tapi juga tetap dengan sentuhan modern,” ujarnya.

Halaman Selanjutnya

Melalui karya-karyanya, Dian Pelangi telah menjadi jembatan antara keanggunan songket Palembang yang tak lekang oleh waktu dan fashion kontemporer, menciptakan hubungan abadi antara latar belakang pribadinya, dan perjalanan profesionalnya. “Kita sama-sama tahu motif songket itu biasanya bahannya kaku dan dipakai saat occation formal pada saat pesta. Padahal motif songket adalah motif yang cantik banget, motif Indonesia yang cantik banget yang harus dilestarikan harus diajarkan ke generasi selanjutnya,” sambungnya.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *