Cerita Relawan MER-C Indonesia Mencium Wangi dari Jenazah Warga Gaza Palestina

Berita106 Dilihat

Senin, 6 November 2023 – 09:33 WIB

Gaza – Fikri Rofiul Haq selaku Relawan Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) Indonesia di Palestina membagikan kisahnya saat mencium aroma wangi dari jenazah seorang warga Gaza yang tewas akibat serangan Israel.

Baca Juga :

Ratusan Warga Israel Kepung Rumah Benjamin Netanyahu

Jenazah itu adalah Mustafa pria Palestina berusia 16 tahun. Kisah yang diceritakan oleh Fikri ini viral di media sosial setelah pertama kali dibagikan akun Twitter atau X @mercindonesia pada Sabtu, 4 November 2023 lalu.

Relawan MER-C Indonesia Mencium Bau Harum dari Jenazah Warga Gaza Palestina

Baca Juga :

4 Skenario Akhiri Serangan Israel ke Gaza, Jokowi Diminta Lobi Presiden AS Joe Biden

“Aku baru pertama kali pegang jenazah yang meninggal syahid. Selama ini tim MER-C hanya mendokumentasi, tidak pernah memegang atau membawa atau gendong,” ujarnya seperti dilihat Senin, 6 November 2023.

Fikri mengatakan wangi yang dihasilkan dari jenazah tersebut menyebar memenuhi area sekitar. Bahkan, dia sempat meletakkan telapak tangannya di jenazah Mustafa untuk memastikan wangi yang dihirupnya.

Baca Juga :

Geger Menteri Israel Ancam Nuklir Gaza, Ini Respon Arab Saudi

 “Jenazah itu kering dan tidak ada air sama sekali. Awalnya jenaza itu diletakkan di trotoar jalan, kemudian diangkut sama mereka ke meja, itu wanginya langsung nyebar gitu loh,” terang Fikri.

“Beberapa kali aku cium tangan aku, nggak ada bau apa-apa, terus pas ketika aku memberanikan diri pegang jenazah itu dan itu rasanya bener-bener kayak parfum dan kita terasa lagi diolesi parfum,” sambungnya

Fikri mengungkap aroma wangi tersebut terhirup tidak henti-hentinya sehingga banyak orang yang mendatangi jenazah Mustafa untuk memegangnya.

Baca Juga  PAN Disebut Mendapat Simpati dari Warga NU di Jatim

“Sudah banyak sekali orang yang memegang tubuh beliau dan subhanallah wanginya begitu harum,” kata dia

Dalam video tersebut terlihat jenazah Mustafa sudah siap untuk dimakamkan dengan dibalut kain kafan berwarna putih.

“Mereka adalah orang-orang pilihan Allah dan InsyaAllah mereka akan dimasukkan ke dalam surga,” pungkasnya.

Tewasnya anak di Palestina

Tewasnya anak di Palestina

Halaman Selanjutnya

“Beberapa kali aku cium tangan aku, nggak ada bau apa-apa, terus pas ketika aku memberanikan diri pegang jenazah itu dan itu rasanya bener-bener kayak parfum dan kita terasa lagi diolesi parfum,” sambungnya

Halaman Selanjutnya



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *