4 Pemimpin Hamas Tewas dalam Perang Israel di Gaza, Belasan Ribu Warga Sipil Syahid

Berita224 Dilihat

Senin, 27 November 2023 – 14:20 WIB

Gaza – Brigade Al-Qassam, sayap militer kelompok Palestina Hamas, mengatakan pada hari Minggu bahwa empat pemimpinnya telah terbunuh sejak 7 Oktober, termasuk Ahmed Al-Ghandour, anggota Dewan Militer dan komandan Brigade Utara, menurut laporan Anadolu Agency.

Baca Juga :

Menlu Retno Marsudi Ingatkan PR Sangat Besar untuk Akhiri Konflik Palestina-Israel

“Brigade Al-Qassam berduka atas sekelompok pemimpin heroiknya, yaitu Komandan Ahmed Al-Ghandour, yang dikenal sebagai Abu Anas, anggota Dewan Militer, komandan Brigade Utara, dan para pemimpin: Wael Rajab, Raafat Salman , dan Ayman Siam,” kata kelompok itu dalam sebuah pernyataan.

Brigade Al-Qassam tidak memberikan informasi apapun mengenai tanggal kematian mereka. Para militan Hamas Palestina tersebut juga menyatakan bahwa mereka terus berkomitmen untuk kebebasan rakyat Palestina yang selama ini berada dalam genggaman Israel. 

Baca Juga :

7 Orang Ditahan Akibat Bentrok 2 Kelompok di Bitung, Polisi Sebut Bakal Ada Tersangka Baru

VIVA Militer: Brigade Izz ad-Din al-Qassam Hamas Palestina

Tentara Israel sebelumnya mengumumkan dalam pernyataan terpisah bahwa mereka telah membunuh para pemimpin Hamas dalam serangan udara di Gaza. Namun, sebagian besar serangan Israel mengakibatkan banyak korban sipil serta kerusakan infrastruktur besar-besaran.

Baca Juga :

Gigi Hadid Geram Palestina Disebut Teroris oleh Israel

Jeda kemanusiaan selama empat hari, yang dimediasi oleh Qatar, mulai berlaku pada hari Jumat, menghentikan sementara serangan Israel di Jalur Gaza. Dalam dua hari pertama jeda kemanusiaan, Israel dan Hamas menukar 41 warga Israel dan warga asing dengan 78 warga Palestina di penjara-penjara Israel.

Berdasarkan perjanjian tersebut, para sandera dan tahanan akan dibebaskan secara bertahap selama empat hari. Israel melancarkan kampanye militer besar-besaran di Jalur Gaza menyusul serangan lintas batas yang dilakukan Hamas pada 7 Oktober.

Tepat pada hari ini, Senin, 27 November 2023 adalah hari terakhir gencatan senjata kemanusiaan antara Hamas dan Israel. Tercatat keduanya sudah bertukar puluhan tawanan, baik dari Israel maupun Hamas. 

Sementara itu, serangan Israel ke Gaza tersebut telah menewaskan sedikitnya 14.854 warga Palestina, termasuk 6.150 anak-anak dan lebih dari 4.000 wanita, menurut otoritas kesehatan di wilayah tersebut. Korban tewas resmi di Israel mencapai 1.200 orang.

Halaman Selanjutnya

Source : AP Photo/Hatem Ali

Halaman Selanjutnya



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *